Wajah Kering dan Kasar? Kenali Penyebab serta Cara Mengatasinya
Wajah kering dan kasar sering membuat kulit terasa kurang nyaman. Kulit bisa terasa tertarik setelah cuci muka, tampak kusam, mudah mengelupas, atau terasa perih saat memakai skincare tertentu. Kondisi ini bisa dialami siapa saja, baik karena faktor cuaca, kebiasaan membersihkan wajah, maupun produk perawatan yang kurang cocok.
Dikutip dari Mayo Clinic, kulit kering dapat membuat kulit terlihat dan terasa kasar, gatal, mengelupas, atau bersisik. Penyebabnya bisa berasal dari cuaca dingin atau kering, paparan sinar matahari, sabun yang terlalu keras, hingga kebiasaan mandi atau mencuci kulit terlalu sering.
Wajah Kering dan Kasar karena Kebiasaan Cuci Muka
Membersihkan wajah memang penting, tetapi mencuci muka terlalu sering atau terlalu keras bisa membuat kulit kehilangan minyak alaminya. Akibatnya, wajah terasa lebih kering, tertarik, dan permukaannya menjadi kasar. Hal ini sering terjadi ketika seseorang menggunakan pembersih yang membuat wajah terasa sangat kesat setelah dibilas.
Cleveland Clinic menjelaskan bahwa kulit wajah kering bisa berkaitan dengan produk yang digunakan, termasuk cleanser, moisturizer, makeup, dan sampo. Karena itu, pembersih wajah sebaiknya dipilih yang lembut, tidak terlalu keras, dan sesuai dengan kondisi kulit.
Air Panas Bisa Membuat Wajah Makin Kering
Mencuci muka atau mandi dengan air panas memang terasa nyaman, terutama setelah hari yang panjang. Namun, suhu air yang terlalu panas bisa mengangkat minyak alami kulit lebih banyak. Jika dilakukan terus-menerus, wajah bisa terasa makin kering, kasar, dan mudah iritasi.
American Academy of Dermatology menyarankan penggunaan air hangat, bukan air panas, serta membatasi waktu mandi sekitar lima sampai sepuluh menit untuk membantu merawat kulit kering. Setelah mencuci wajah, kulit juga sebaiknya ditepuk perlahan dengan handuk, bukan digosok keras.
Skincare Terlalu Keras Bisa Mengganggu Skin Barrier
Wajah kering dan kasar juga bisa terjadi ketika skin barrier sedang terganggu. Skin barrier berfungsi membantu menjaga kelembapan kulit dan melindungi kulit dari iritasi. Saat lapisan pelindung ini melemah, wajah bisa terasa perih, kemerahan, mengelupas, atau lebih sensitif dari biasanya.
Pemakaian scrub kasar, exfoliating toner, retinol, obat jerawat, atau produk dengan kandungan aktif terlalu sering bisa membuat kulit lebih mudah kering. Kandungan aktif tidak selalu buruk, tetapi pemakaiannya perlu disesuaikan dengan kondisi kulit. Jika wajah mulai terasa perih atau mengelupas, rutinitas skincare sebaiknya dibuat lebih sederhana terlebih dahulu.
Kurang Pelembap Bikin Tekstur Kulit Terasa Kasar
Pelembap punya peran penting untuk menjaga kulit tetap terasa nyaman. Saat kulit kurang pelembap, permukaan wajah bisa terasa lebih kasar dan tampak kusam. Pelembap membantu mengunci kelembapan, terutama setelah mencuci wajah ketika kulit masih sedikit lembap.
Perawatan kulit kering dapat dilakukan dengan menggunakan pembersih lembut bebas pewangi, mandi dengan air hangat, menepuk kulit sampai kering, dan memakai pelembap segera setelah mandi saat kulit masih lembap. Untuk wajah, pilih pelembap yang tidak terasa perih dan nyaman digunakan secara rutin.
Cara Mengatasi Wajah Kering dan Kasar dari Rutinitas Harian
Cara mengatasi wajah kering dan kasar bisa dimulai dari kebiasaan sederhana. Menurut American Academy of Dermatology, kulit kering dapat dibantu dengan menggunakan pembersih lembut bebas pewangi, memakai air hangat bukan air panas, serta mengoleskan pelembap setelah kulit dibersihkan. Untuk rutinitas wajah, hindari mencuci muka terlalu keras, batasi eksfoliasi berlebihan, pakai pelembap secara rutin, dan gunakan sunscreen saat beraktivitas.
Selain itu, perhatikan juga reaksi kulit setelah memakai produk perawatan tertentu. Jika kulit terasa semakin kering, perih, gatal, pecah-pecah, kemerahan berat, atau tidak membaik meski sudah dirawat, pemeriksaan ke dokter kulit sebaiknya tidak ditunda.
Baca juga: Mainan Anak Bisa Jadi Sarang Kotoran, Ini Sebabnya
Wajah Kering dan Kasar serta Kualitas Air di Rumah
Mengatasi wajah kering dan kasar tidak hanya soal memilih skincare, tetapi juga menjaga rutinitas rumah yang lebih nyaman. Air digunakan untuk mencuci muka, mandi, mencuci handuk, membersihkan peralatan makan, memasak, minum, dan memenuhi kebutuhan keluarga. Karena itu, kualitas air perlu dijaga sejak penyimpanannya agar aktivitas harian terasa lebih nyaman.
Di sinilah tangki air MPOIN punya peran penting dalam menjaga kualitas air di rumah. Dengan material food grade, BPA free, perlindungan anti-UV, anti lumut, anti jamur, teknologi antimicrobial, dan dilengkapi garansi 50 tahun, MPOIN membantu menjaga air tetap lebih higienis untuk kebutuhan harian.
Wajah kering dan kasar bisa dipengaruhi banyak faktor, mulai dari kebiasaan cuci muka, air panas, cuaca, hingga produk perawatan kulit. Dengan rutinitas perawatan yang lebih lembut dan air yang tersimpan lebih higienis bersama tangki air MPOIN, keluarga bisa menjalani aktivitas harian dengan lebih nyaman.
Baca juga: 5 Penyebab Bibir Kering dan Cara Mengatasinya agar Tidak Pecah-Pecah