5 Makanan yang Perlu Dihindari untuk Cegah Ambeien
Ambeien atau wasir bisa membuat aktivitas harian terasa tidak nyaman, terutama saat duduk terlalu lama atau buang air besar terasa sulit. Kondisi ini terjadi ketika pembuluh darah di area anus dan rektum bagian bawah mengalami pembengkakan. Salah satu kebiasaan yang ikut berpengaruh adalah pola makan, karena makanan yang kurang ramah pencernaan bisa membuat sembelit lebih mudah terjadi.
Dikutip dari Mayo Clinic, mengonsumsi makanan tinggi serat dan minum cukup cairan dapat membantu membuat feses lebih lunak, sehingga tubuh tidak perlu mengejan terlalu keras saat buang air besar. Agar lebih mudah menjaga pencernaan, berikut 5 makanan yang perlu dihindari atau dibatasi untuk cegah ambeien yang telah dirangkum dari berbagai sumber.
1. Makanan Rendah Serat
Makanan rendah serat, seperti keju, keripik, camilan kemasan, makanan cepat saji, es krim, dan daging perlu dibatasi jika ingin cegah ambeien. Jika terlalu sering dikonsumsi tanpa diimbangi sayur, buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh, feses bisa menjadi lebih keras dan buang air besar terasa lebih sulit.
Jika ambeien berkaitan dengan sembelit kronis, seseorang sebaiknya tidak terlalu banyak mengonsumsi makanan dengan sedikit atau tanpa serat. Karena itu, menu harian sebaiknya lebih banyak diisi dengan makanan tinggi serat agar pencernaan terasa lebih lancar.
2. Gorengan
Gorengan memang sering menjadi camilan favorit karena rasanya gurih dan mudah ditemukan. Namun, gorengan umumnya tinggi lemak dan tidak banyak mengandung serat. Jika terlalu sering dikonsumsi, apalagi tanpa diimbangi sayur, buah, dan air putih yang cukup, pencernaan bisa terasa lebih berat.
Saat sembelit muncul, seseorang cenderung mengejan lebih keras ketika buang air besar. Tekanan berulang inilah yang dapat membuat area anus terasa semakin tidak nyaman. Untuk cegah ambeien, gorengan sebaiknya tidak menjadi pilihan utama setiap hari.
3. Makanan Cepat Saji
Makanan cepat saji juga perlu diperhatikan karena biasanya rendah serat dan tinggi lemak. Burger, kentang goreng, ayam goreng tepung, serta menu cepat saji lain sering terasa praktis, tetapi tidak selalu mendukung pencernaan yang lancar jika terlalu sering dikonsumsi.
Selain itu, makanan cepat saji sering membuat porsi makan jadi kurang seimbang karena lebih banyak berisi makanan berminyak, tepung, atau daging, sementara sayur dan buah hanya sedikit. Jika kebiasaan ini terjadi terlalu sering, tubuh bisa lebih mudah mengalami sembelit dan buang air besar terasa kurang nyaman.
4. Makanan Olahan
Makanan olahan seperti sosis, nugget, makanan beku, dan camilan kemasan sering dipilih karena praktis. Namun, makanan olahan biasanya tidak memberikan serat sebanyak makanan segar. Jika terlalu sering masuk ke menu harian, tubuh bisa kekurangan asupan serat yang dibutuhkan pencernaan.
Selain itu, makanan olahan juga sering membuat pola makan jadi kurang seimbang karena lebih mengenyangkan tetapi tidak banyak membantu kelancaran buang air besar. Jika dikonsumsi terlalu sering tanpa tambahan sayur, buah, atau sumber serat lain, feses bisa lebih mudah mengeras dan risiko mengejan saat buang air besar dapat meningkat.
5. Daging Berlemak
Daging tetap bisa menjadi bagian dari menu harian, tetapi daging berlemak sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan. Daging cenderung tidak mengandung serat, sehingga perlu diseimbangkan dengan sayur, buah, dan sumber karbohidrat tinggi serat agar pencernaan tetap nyaman.
Jika porsi daging terlalu dominan dan sayur hanya sedikit, tubuh bisa lebih sulit mendapatkan serat yang cukup. Akibatnya, risiko sembelit bisa meningkat dan ambeien lebih mudah terasa mengganggu.
Baca juga: Seharian di Rumah, Air Dipakai untuk Apa Saja?
Cegah Ambeien dari Rutinitas Makan dan Air yang Lebih Terjaga
Cegah ambeien bukan hanya soal menghindari makanan tertentu, tetapi juga membangun rutinitas rumah yang lebih sehat. Air digunakan untuk minum, memasak, mencuci bahan makanan, membersihkan peralatan makan, mandi, dan menjaga kebersihan keluarga. Karena itu, kualitas air perlu dijaga sejak penyimpanannya agar kebutuhan harian terasa lebih nyaman.
Di sinilah tangki air MPOIN punya peran penting dalam menjaga kualitas air di rumah. Dengan material food grade, BPA free, perlindungan anti-UV, anti lumut, anti jamur, teknologi antimicrobial, dan dilengkapi garansi 50 tahun, MPOIN membantu menjaga air tetap lebih higienis untuk kebutuhan harian.
Dengan pola makan yang lebih seimbang, cukup cairan, dan air yang tersimpan lebih higienis bersama tangki air MPOIN, rutinitas harian bisa terasa lebih nyaman dan pencernaan lebih terjaga.
Baca juga: 5 Tanda Gula Darah Rendah yang Sering Dikira Lelah Biasa