Sering Simpan Nasi di Kulkas? Jangan Lewat dari Batas Waktu Ini!
Masak nasi terlalu banyak dan masih tersisa setelah makan? Daripada langsung dibuang, menyimpannya di kulkas memang bisa menjadi pilihan praktis. Nasi tinggal dihangatkan kembali saat waktu makan berikutnya sehingga kamu tidak perlu memasak dari awal.
Namun, nasi matang tidak bisa disimpan di kulkas tanpa batas waktu. Cara mendinginkan, wadah yang digunakan, hingga berapa lama nasi berada pada suhu ruang juga ikut menentukan keamanannya. Jadi, berapa lama nasi bisa disimpan di kulkas agar masih layak dikonsumsi? Berikut penjelasannya.
Nasi Tahan Berapa Hari?
Menurut United States Department of Agriculture (USDA), nasi yang sudah dimasak dapat disimpan dalam kulkas selama sekitar tiga hingga empat hari. Kulkas juga sebaiknya berada pada suhu 4 derajat Celsius atau lebih rendah.
Jika ingin mengambil langkah yang lebih berhati-hati, menghabiskan nasi sesegera mungkin tentu lebih baik daripada menunggu sampai batas maksimal penyimpanan.
Jangan Lama di Suhu Ruang
Kesalahan yang cukup sering terjadi adalah membiarkan nasi matang berada di meja terlalu lama sebelum akhirnya dimasukkan ke kulkas.
USDA menyarankan makanan matang dan sisa makanan segera didinginkan serta tidak dibiarkan pada suhu ruang lebih dari dua jam. Jika suhu lingkungan sangat panas, batas tersebut menjadi lebih singkat.
Hal ini penting karena nasi dapat mengandung spora bakteri Bacillus cereus yang mampu bertahan setelah proses memasak. Jika nasi dibiarkan pada suhu ruang dalam waktu lama, bakteri dapat berkembang dan menghasilkan toksin yang berisiko menyebabkan keracunan makanan.
Baca juga: Anti Layu! Ini 5 Cara Menyimpan Bayam di Kulkas agar Tetap Segar dan Tahan Lama
Simpan dalam Wadah Tertutup
Setelah nasi tidak lagi mengepul berlebihan, pindahkan ke wadah bersih yang tertutup rapat. Membagi nasi ke dalam wadah yang tidak terlalu dalam juga membantu proses pendinginan berlangsung lebih cepat.
USDA juga menyarankan sisa makanan disimpan dalam wadah dangkal dan tertutup agar lebih cepat dingin sekaligus mengurangi kontaminasi serta menjaga kelembapan makanan.
Jika nasi tidak akan dimakan dalam beberapa hari, freezer bisa menjadi pilihan untuk penyimpanan lebih lama. Namun, semakin lama nasi dibekukan, tekstur dan rasanya bisa berubah ketika dihangatkan kembali.
Kenali Tanda Nasi Basi
Jangan hanya mengandalkan hitungan hari. Kondisi nasi juga perlu diperhatikan sebelum dimakan kembali.
Nasi yang sudah tidak layak biasanya menunjukkan perubahan pada aroma, tekstur, atau tampilannya. Bau asam atau tidak sedap dan tekstur yang mulai berlendir menjadi tanda nasi sebaiknya tidak dikonsumsi lagi. Jika ragu terhadap kondisi nasi, pilihan yang lebih aman adalah membuangnya.
Perlu diingat pula bahwa makanan yang mengandung bakteri penyebab penyakit tidak selalu menunjukkan perubahan bau atau bentuk yang jelas. Karena itu, penyimpanan yang tepat tetap lebih penting daripada sekadar mencium nasi sebelum makan.
Hangatkan sampai Merata
Nasi yang disimpan di kulkas sebaiknya dipanaskan hingga benar-benar panas secara merata sebelum disantap. USDA merekomendasikan sisa makanan dipanaskan kembali hingga sekitar 74 derajat Celsius.
Kamu bisa menggunakan microwave, kukusan, atau rice cooker. Jika nasi terasa kering setelah masuk kulkas, tambahkan sedikit air sebelum dipanaskan agar teksturnya kembali lebih lembut.
Siapkan Nasi dengan Air Higienis
Menyimpan nasi dengan benar penting, tetapi prosesnya sudah dimulai sejak beras dicuci dan dimasak. Karena air bersentuhan langsung dengan beras selama proses tersebut, kualitas air di rumah juga perlu diperhatikan.
Di sinilah tangki air MPOIN punya peran penting dalam menjaga kualitas air di rumah. Dengan material food grade, BPA free, perlindungan anti-UV, anti lumut, anti jamur, teknologi antimicrobial, dan dilengkapi garansi 50 tahun, MPOIN membantu menjaga air tetap lebih higienis untuk kebutuhan harian.
Mulai dari mencuci beras, memasak nasi, hingga membersihkan peralatan dapur, ketersediaan air yang tersimpan dengan baik ikut mendukung aktivitas memasak sehari-hari agar terasa lebih nyaman.
Baca juga: 5 Makanan Kaya Vitamin K yang Baik untuk Kesehatan Tubuh