Kenapa 5 Oktober Diperingati sebagai Hari Habitat Sedunia 2026?

Kenapa 5 Oktober Diperingati sebagai Hari Habitat Sedunia 2026?

Setiap tahun, Hari Habitat Sedunia diperingati sebagai momentum untuk melihat kembali kondisi tempat tinggal, kota, dan lingkungan tempat manusia menjalani kehidupan. Peringatan ini tidak hanya membahas soal rumah, tetapi juga akses terhadap hunian yang layak serta lingkungan permukiman yang mendukung kehidupan.

Dilansir dari situs resmi United Nations, pada 2026, Hari Habitat Sedunia jatuh pada Senin, 5 Oktober. Tanggal tersebut bukan dipilih secara acak. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan Hari Habitat Sedunia untuk diperingati setiap Senin pertama bulan Oktober. Karena 5 Oktober 2026 merupakan Senin pertama pada bulan tersebut, tanggal itu menjadi Hari Habitat Sedunia 2026. 

Sejarah Hari Habitat Sedunia

Hari Habitat Sedunia ditetapkan oleh PBB pada 1985 melalui Resolusi Majelis Umum PBB 40/202. Tujuannya adalah mengajak masyarakat dunia merefleksikan kondisi kota dan permukiman serta mengingat kembali hak setiap orang untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak.

Peringatan pertamanya berlangsung pada 1986 di Nairobi, Kenya, dengan tema “Shelter is My Right”. Sejak saat itu, Hari Habitat Sedunia diperingati setiap tahun dengan pembahasan yang menyesuaikan berbagai persoalan mengenai hunian, permukiman, dan perkembangan kota.

Baca juga: Kenapa 29 September Diperingati sebagai Hari Jantung Sedunia? Ini Sejarahnya

Kenapa Hari Habitat Sedunia Diperingati Setiap Senin Pertama Oktober?

Penetapan Senin pertama Oktober membuat Hari Habitat Sedunia tidak memiliki tanggal kalender yang sama setiap tahun. Namun, waktunya tetap berada pada awal Oktober sehingga masyarakat dan berbagai pihak dapat menjadikannya sebagai momentum bersama untuk membahas masa depan hunian dan kota.

Peringatan ini juga menjadi pembuka Urban October, rangkaian kegiatan selama Oktober yang membahas tantangan dan peluang dalam pembangunan kota serta permukiman yang berkelanjutan. Rangkaian tersebut berlangsung hingga World Cities Day pada 31 Oktober.

Dengan aturan tersebut, tanggal Hari Habitat Sedunia dapat berbeda setiap tahun. Pada 2025, peringatannya jatuh pada 6 Oktober, sedangkan pada 2026 jatuh pada 5 Oktober. 

Tema Hari Habitat Sedunia 2026

Tema Hari Habitat Sedunia 2026

Hari Habitat Sedunia 2026 mengusung tema “Adequate Housing for All” atau “Hunian Layak untuk Semua”. Tema tersebut menyoroti kebutuhan akan kebijakan, kemitraan, dan solusi praktis untuk mewujudkan akses terhadap hunian yang layak. 

Menurut  United Nations, hunian yang layak tidak hanya berkaitan dengan keberadaan bangunan untuk tempat tinggal. Lingkungan yang terencana dan memiliki layanan dasar, keamanan tempat tinggal, ketahanan terhadap perubahan iklim, serta pilihan hunian yang beragam juga menjadi bagian dari pembahasan tersebut. 

Habitat yang Layak Dimulai dari Lingkungan Rumah

Konsep hunian layak sebenarnya dekat dengan kehidupan sehari-hari. Rumah yang nyaman membutuhkan lingkungan yang bersih, sanitasi yang baik, akses terhadap air, serta fasilitas yang mendukung aktivitas keluarga.

Hal sederhana seperti menjaga kebersihan rumah, memastikan saluran air berfungsi dengan baik, merawat halaman, dan mengelola sampah dapat membantu menciptakan lingkungan tempat tinggal yang lebih nyaman.

Ketersediaan air juga menjadi bagian penting karena digunakan untuk berbagai aktivitas, mulai dari minum dan memasak hingga mencuci bahan makanan serta membersihkan rumah.

Jaga Kualitas Air untuk Mendukung Hunian yang Nyaman

Hunian yang nyaman tidak hanya ditentukan oleh bangunan, tetapi juga oleh bagaimana kebutuhan sehari-hari di dalamnya dapat terpenuhi. Salah satunya adalah ketersediaan dan kualitas air yang digunakan keluarga.

Di sinilah tangki air MPOIN punya peran penting dalam menjaga kualitas air di rumah. Dengan material food grade, BPA-free, perlindungan anti-UV, anti lumut, anti jamur, teknologi antimicrobial, dan dilengkapi garansi 50 tahun, MPOIN membantu menjaga air tetap lebih higienis untuk kebutuhan harian.

Dengan air yang lebih terjaga, berbagai aktivitas di rumah dapat berjalan dengan lebih nyaman. Sebab, hunian yang layak bukan hanya tentang tempat untuk tinggal, tetapi juga tentang lingkungan yang mampu mendukung kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Mengapa 8 Mei Diperingati sebagai Hari Palang Merah Internasional? Berikut Sejarah dan Maknanya

Next
Next

Pahit Tapi Kaya Manfaat, Ini 5 Khasiat Pare untuk Kesehatan Tubuh