Tips & Trik Merebus Telur Dengan Sempurna

Tips & Trik Merebus Telur Dengan Sempurna - MPOIN

Telur dikenal sebagai bahan makanan paling sederhana. Dengan harga yang terjangkau dan khasiat yang dimilikinya, tak jarang telur sering menjadi pilihan untuk kebutuhan rumah tangga. Meskipun begitu, tidak semua orang mampu mengolah telur dengan baik; salah satunya adalah merebus.

Merebus telur memang tampak mudah, hanya dengan memasukkan telur ke air panas. Kenyataannya, masih banyak yang mengalami telur pecah atau hasil yang tak sesuai dengan yang diinginkan.

Kabar baiknya, merebus telur sempurna itu bukan soal bakat, tapi soal teknik. Dengan memahami jenis telur rebus dan durasi yang tepat, kamu bisa mendapatkan hasil yang konsisten setiap kali memasak, baik untuk sarapan, bekal, maupun masakan rumahan.

Kenali Jenis Telur Rebus

Sebelum bicara soal durasi rebus, kita perlu tahu dulu jenis telur rebus apa yang ingin dibuat. Karena pada dasarnya telur rebus memiliki tingkat kematangan yang berbeda-beda untuk kebutuhan yang berbeda-beda juga. Berikut jenis telur rebus sesuai kebutuhannya:

  • Soft-Boiled Egg (Telur Setengah Matang)

Soft-boiled egg adalah telur dengan putih yang mulai set (matang), tetapi dengan kuning yang masih cair. Tekstur ini cocok untuk kamu yang suka sensasi creamy dan rasa telur yang masih “fresh”. Telur rebus semacam ini cocok dikonsumsi saat sarapan cepat sebelum berangkat kerja, topping bubur ayam, nasi hangat dengan kecap dan lada, menu diet tinggi protein, atau sebagai pelengkap minuman seperti STMJ (susu, telur, madu, jahe) atau teh talua (minuman khas Sumatera Barat)

Baca Juga: Liburan Bebas Repot: Ini Dia Negara Bebas Visa yang Bisa Kamu Kunjungi

  • Medium-Boiled Egg (Kuning Creamy, Tidak Cair)

Medium-boiled egg berada di titik paling fleksibel. Putihnya matang sempurna, sementara kuningnya masih creamy seperti krim lembut. Telur rebus pada tingkat ini sering jadi favorit karena tidak terlalu basah, tapi juga tidak kering. Cocok dikonsumsi sebagai topping mi kuah, isian sandwich atau roti lapis, salad kentang, salad sayur, atau salad ayam, bekal anak sekolah, atau menu meal prep untuk diet.

Tips & Trik Merebus Telur Dengan Sempurna - MPOIN
  • Hard-Boiled Egg (Telur Rebus Matang Sempurna)

Hard-boiled egg adalah telur rebus yang putih dan kuningnya sama-sama padat. Ini jenis yang paling umum dipakai di masakan Indonesia karena stabil, tidak mudah hancur, dan aman disimpan. Telur rebus jenis ini paling sering ditemui di beberapa makanan seperti telur balado, semur telur, telur kecap, rendang telur, isian lontong sayur, opor, dan tak jarang dijadikan bekal perjalanan jauh karena praktis dan tahan lama.

Tips & Trik Merebus Telur Dengan Sempurna - MPOIN
  • Onsen Egg (Telur Lembut ala Jepang)

Telur rebus ini sering disamakan dengan telur setengah matang. Padahal keduanya adalah dua jenis telur rebus yang berbeda. Onsen egg memiliki tekstur putih telur yang lembut dan bagian kuning yang creamy. Telur rebus ini sangat cocok menjadi pendamping sarapan atau brunch ala restoran di rumah, menu ala Jepang seperti ramen atau gyudon.

Tips & Trik Merebus Telur Dengan Sempurna - MPOIN

Panduan Waktu Merebus Telur

Setelah mengetahui jenis-jenisnya, pertanyaan selanjutnya yang muncul adalah, Bagaimana cara merebus dan berapa waktu yang dibutuhkan untuk merebus telur sesuai tingkat kematangan yang kita inginkan. Karena dalam merebus telur, waktu adalah kunci. 1-2 menit terlewat, telur bisa saja berubah drastis. Berikut panduan merebus telur yang tepat:

  • Soft-boiled, rebus telur dalam air mendidih sekitar 6 menit untuk mendapatkan putih yang mulai matang dengan kuning yang masih cair.

  • Medium-boiled, rebus telur dalam air mendidih sekitar 7–8 menit agar kuningnya tetap creamy tapi tidak terlalu basah.

  • Hard-boiled, rebus telur dalam air mendidih sekitar 10–12 menit agar kuning telur benar-benar padat dan siap digunakan untuk masakan seperti balado atau semur.

  • Onsen egg berbeda dengan 3 jenis telur rebus sebelumnya yang menggunakan air mendidih; onsen egg tidak menggunakannya terus-menerus.

Onsen egg lebih mengandalkan suhu hangat stabil, bukan panas tinggi. Cara paling praktis untuk membuat versi rumahan adalah dengan mendidihkan air terlebih dulu, lalu mematikan api. Setelah itu, masukkan telur perlahan dan tutup panci rapat. Biarkan telur terendam dalam air panas tersebut selama kurang lebih 12–15 menit. Hasilnya biasanya akan menghasilkan putih telur yang lebih lembut dan kuning yang creamy. Jika ingin tekstur lebih “set” dan aman untuk pemula, kamu bisa memperpanjang waktu menjadi sekitar 15–18 menit.

Dengan panduan ini, kamu tidak perlu lagi menebak-nebak. Tinggal tentukan jenis telur yang kamu mau, atur waktunya, dan hasil rebusan akan jauh lebih konsisten.

Baca Juga: 5 Resep Salad Simple Paling Populer

Trik Agar Telur Tidak Pecah & Mudah Dikupas

Agar telur tidak pecah saat direbus, hindari memasukkan telur dingin langsung ke air mendidih. Perbedaan suhu ekstrem bisa membuat cangkang retak. Selain itu, gunakan api sedang agar air tidak bergolak terlalu kuat dan telur tidak saling berbenturan.

Selama merebus telur, kamu juga bisa menambahkan sedikit garam atau cuka ke air rebusan. Ini membantu mengurangi keluarnya putih telur jika ada retakan kecil, sehingga bentuk telur tetap rapi.

Setelah matang, segera rendam telur dalam air es selama beberapa menit. Selain menghentikan proses masak, cara ini membuat kulit telur lebih mudah dikupas. Menariknya, telur yang terlalu fresh biasanya lebih sulit dikupas karena membran di dalam cangkangnya masih menempel kuat.

Kesalahan Umum yang Sering Dilakukan Orang

Kesalahan paling sering dilakukan saat merebus telur adalah merebus terlalu lama. Akibatnya, kuning telur bisa berubah kehijauan dan teksturnya jadi lebih kering. Selain itu, banyak orang tidak langsung mengeluarkan telur dan mendinginkannya setelah matang, sehingga telur terus matang dengan sendirinya meskipun panci sudah diangkat dari kompor.

Kesalahan lainnya adalah merebus dengan air terlalu sedikit hingga telur tidak terendam sempurna. Panas jadi tidak merata dan risiko telur pecah lebih besar. Ditambah lagi, api yang terlalu besar juga membuat air mendidih terlalu kuat sehingga telur mudah retak karena terbentur.

Telur Rebus Enak Itu Dimulai dari Air Bersih

Saat ingin merebus telur, banyak orang fokus pada durasi rebus, tapi lupa bahwa kualitas air juga berpengaruh. Air yang berbau kaporit, berasa besi, atau keruh bisa memengaruhi aroma makanan, termasuk telur rebus. Ini berkaitan langsung dengan sanitasi dapur dan kualitas air rumah tangga.

Karena itu, selain teknik memasak, penting juga memastikan air yang digunakan berasal dari sumber yang bersih dan tersimpan dengan baik. Salah satu langkah sederhana adalah menggunakan tandon atau tangki air yang higienis dan tahan lumut, seperti tandon atau tangki air MPOIN, yang dapat membantu menjaga kualitas air rumah tetap bersih untuk kebutuhan dapur, termasuk memasak. Dengan air yang lebih terjaga, hasil masakan pun terasa lebih nyaman dikonsumsi setiap hari.

Baca Juga: Buah Cepat Busuk? Lakukan Tips Ini Agar Buah Tetap Segar

Next
Next

5 Buah Lokal Untuk Jaga Imun Tubuh Kamu Setiap Hari