Cara Membersihkan Tangki MPOIN Drain untuk Daya Tahan Lebih Lama

Cara Membersihkan Tangki MPOIN Drain untuk Daya Tahan Lebih Lama - MPOIN

Membersihkan tangki air sering kali jadi pekerjaan yang ditunda. Bukan karena tidak penting, tapi karena prosesnya dikenal ribet, kotor, dan butuh tenaga ekstra. Bahkan hingga harus masuk ke dalam tangki, menyikat bagian dalam, lalu menguras air sampai habis.

Padahal, masalah utama dalam tangki air sebenarnya tak selalu pada bagian dindingnya, melainkan pada bagian dasar. Di sanalah endapan seperti pasir halus, lumpur, atau residu dari air akan berkumpul seiring waktu.

Kabar baiknya, sekarang ada cara yang jauh lebih praktis untuk membersihkan tangki tanpa perlu masuk ke dalamnya. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan sistem drainase dari bawah seperti yang digunakan pada MPOIN Drain.

Endapan di Tangki Air Tidak Bisa Dihindari

Air yang masuk ke dalam tangki, meskipun terlihat jernih, tetap membawa partikel kecil. Seiring waktu, partikel ini perlahan akan mengendap dan berkumpul di dasar tangki.

Tanpa perawatan rutin, endapan tersebut akan terus bertambah. Apalagi dalam kondisi tangki yang tertutup, kotoran halus bisa menempel di bagian dasar maupun dinding, membentuk lapisan yang tidak terlihat.

Di sinilah masalahnya. Dari luar, air tetap tampak jernih, tetapi di bagian bawah tangki sebenarnya sudah mulai terjadi penumpukan kotoran. Jika dibiarkan, endapan ini bisa merusak kualitas air, terbawa ke saluran rumah, bahkan menurunkan kenyamanan penggunaan air sehari-hari.

Baca Juga: Cara Memilih Tangki Air Anti Lumut yang Awet

Tidak Harus Pakai Cara Lama

Metode konvensional membersihkan tangki umumnya dilakukan dengan beberapa langkah berikut:

  • Menguras air sampai habis

  • Masuk ke dalam tangki

  • Menyikat bagian dalam

  • Mengisi ulang air dari awal

Proses ini memang sudah lama digunakan, namun dalam praktiknya tidak selalu efisien. Selain memakan waktu dan tenaga, cara ini juga cukup merepotkan. Tidak heran jika banyak orang akhirnya menunda pembersihan tangki karena prosesnya terasa berat untuk dilakukan secara rutin.

Cara Membersihkan MPOIN Drain

Berbeda dengan tangki biasa, MPOIN Drain dirancang dengan sistem pembuangan di bagian bawah yang memudahkan proses pembersihan tanpa harus masuk ke dalam tangki. Namun, agar hasilnya optimal, pembersihan bisa dilakukan dengan metode yang lebih menyeluruh. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk membersihkan MPOIN Drain:

1. Persiapan awal

Pastikan kran air keluar (outlet) dari tangki ke jaringan rumah dalam kondisi tertutup. Hal ini penting agar air yang sedang dibersihkan tidak ikut mengalir ke dalam rumah.

2. Pemberian kaporit

Masukkan kaporit ke dalam tangki dengan takaran sekitar 3–5 sendok makan untuk kapasitas 1000 liter. Kaporit akan membantu merontokkan kotoran yang sulit dibersihkan yang menempel di dinding maupun di dasar tangki.

3. Diamkan beberapa waktu

Biarkan kaporit bekerja selama 3–4 jam, atau maksimal semalaman. Proses ini penting agar kotoran yang sebelumnya menempel bisa terangkat dan lebih mudah dikeluarkan.

4. Kuras melalui sistem drain bawah

Setelah proses perendaman, buka kran pengurasan (drain) yang berada di bagian bawah tangki. Air akan keluar dari titik paling bawah sambil membawa endapan yang sudah terlepas.

5. Pantau hasil melalui pipa transparan

Perhatikan pipa transparan (see-through pipe) di bagian bawah tangki. Selama air masih keruh, artinya kotoran masih ikut terbawa keluar. Jika air sudah terlihat bening, proses pembersihan utama sudah selesai.

7. Bilas ulang jika diperlukan

Tutup kembali kran drain, isi tangki dengan air bersih, lalu lakukan pengurasan sekali lagi untuk memastikan tidak ada sisa kotoran atau residu kaporit.

Dengan metode ini, proses pembersihan tidak hanya mengandalkan pembuangan endapan, tetapi juga membantu membersihkan bagian dalam tangki tanpa harus disikat secara manual.

Baca Juga: Septic Tank Penuh? Kenali 7 Tanda dan Solusinya

Kapan Waktu yang Tepat untuk Membersihkan?

Idealnya, pembersihan dilakukan secara berkala, misalnya setiap 3-6 bulan sekali. Namun, frekuensi ini bisa disesuaikan dengan kondisi air sumber.

Jika air cenderung keruh atau digunakan dengan frekuensi tinggi, pembersihan bisa dilakukan lebih sering. Sebaliknya, jika air relatif bersih, cukup dilakukan secara rutin sebagai langkah pencegahan.

Yang perlu diingat, membersihkan tangki bukan soal menunggu kotor, tapi menjaga agar endapan tidak sempat menumpuk terlalu banyak.

Membersihkan Tangki Kini Lebih Praktis

Dengan MPOIN Drain, membersihkan tangki tidak lagi harus menjadi pekerjaan besar. Tidak perlu masuk ke dalam, tidak perlu disikat, dan tidak perlu menguras total. Cukup buka saluran di bagian bawah, endapan bisa langsung keluar dengan bantuan aliran air.

Kemudahan ini juga didukung oleh material tangki yang dirancang untuk menjaga kualitas air tetap stabil, seperti penggunaan lapisan anti-UV, anti lumut, dan antimicrobial. Serta material yang ramah lingkungan dan kuat untuk penggunaan jangka panjang.

Dengan sistem yang tepat, perawatan jadi lebih ringan dan bisa dilakukan secara rutin. Ditambah jaminan hingga 50 tahun, MPOIN bukan hanya mempermudah urusan tangki hari ini, tetapi juga menjadi solusi jangka panjang untuk menjaga air tetap bersih di rumah.

Baca Juga: Jangan Asal Berenang, Kenali Risiko Air Kolam untuk Anak

Next
Next

Pemilik Kos Wajib Tahu! Sistem Air Bisa Turunkan Nilai Sewa