Sering Muncul Saat Ramadan, Ini Dia Menu Takjil Yang Selalu Diburu

Banyak momen yang dinantikan saat bulan Ramadan tiba. Mulai dari waktu berkumpul bersama keluarga hingga suasana ibadah yang lebih khusyuk. Salah satu tradisi paling ikonik saat bulan Ramadan adalah berburu takjil. Kebiasaan yang seolah hanya hidup ketika bulan puasa tiba.

Yang menarik dari takjil adalah banyak menu yang bisa dibuat di luar bulan Ramadan, namun terasa beda saat disajikan pada bulan Ramadan. Lalu, apa yang membuat takjil selalu diburu setiap Ramadan? Dan menu takjil tradisional apa saja yang paling sering jadi incaran? Yuk, simak pembahasannya berikut ini.

Kenapa Takjil Selalu Jadi Tradisi yang Diburu?

Takjil bukan sekadar makanan ringan. Ia identik dengan makanan dan minuman yang menyegarkan untuk mengembalikan energi setelah seharian menahan lapar dan haus.

Dari sisi medis, ini cukup masuk akal. Karena setelah puasa panjang, kadar gula darah menurun sehingga tubuh membutuhkan asupan yang cepat diserap. Inilah alasan mengapa makanan manis ramai ditemukan ketika bulan Ramadan.

Baca Juga: Kenapa Puasa Intermiten Banyak Direkomendasikan, Tapi Sering Disalahpahami

Menu Takjil Tradisional yang Selalu Jadi Primadona

Berikut beberapa menu takjil tradisional yang hampir selalu hadir setiap Ramadan:

  • Kolak

Sering dicap sebagai penguasa takjil, kolak adalah salah satu hidangan yang paling sering ditemui ketika bulan Ramadan. Perpaduan pisang, ubi, santan, dan gula aren menciptakan rasa manis gurih yang khas. Kolak juga punya banyak variasi, mulai dari kolak labu, kolak singkong, sampai kolak campur.

  • Biji Salak

Teksturnya kenyal, rasanya legit, dan biasanya disajikan dengan kuah gula merah serta santan. Biji salak sering dianggap sebagai pelengkap kolak, tapi banyak juga yang menjadikannya menu utama karena lebih mengenyangkan.

  • Bubur Sumsum

Bubur sumsum menjadi pilihan favorit karena ringan untuk lambung. Teksturnya lembut, rasanya tidak terlalu berat, dan cocok untuk orang yang ingin berbuka dengan sesuatu yang aman sebelum makan besar.

  • Es Buah dan Sop Buah

Kalau cuaca sedang panas, es buah adalah penyelamat. Isinya sederhana, mulai dari buah potong, sirup, susu, dan es batu. Tapi karena segarnya, menu ini selalu diburu. Sop buah juga sering dianggap takjil modern karena tampilannya lebih cantik dan variasinya lebih banyak.

  • Pisang Ijo

Menu khas Makassar ini sering jadi incaran karena tampilannya menarik dan rasanya berbeda. Pisang dibungkus adonan hijau lembut, disajikan dengan bubur sumsum dan sirup merah. Rasanya manis, creamy, dan cocok untuk pencinta takjil kekinian yang tetap 

Kenapa Takjil Ini Terasa Cuma Ada Saat Ramadan?

Alasannya mengapa takjil begitu istimewa adalah momentum. Di luar Ramadan, tidak ada tradisi berbuka bersama. Tidak ada pasar takjil yang ramai setiap sore. Selain itu, banyak orang lebih memilih snack modern di hari biasa. Tetapi ketika Ramadan datang, budaya, nostalgia, dan kebiasaan keluarga membuat menu tradisional kembali hidup.

Baca Juga: Tips & Trik Merebus Telur Dengan Sempurna

Tips Memilih Takjil yang Aman untuk Tubuh

Walaupun menggoda, berbuka sebaiknya tidak langsung berlebihan. Pilih takjil yang ringan terlebih dahulu, seperti buah, kurma, atau minuman hangat. Hindari langsung makan manis atau gorengan secara berlebihan. Dan yang tidak kalah penting adalah memastikan kebersihan bahan, terutama air yang digunakan untuk membuat minuman, es batu, atau mencuci buah.

Takjil Lebih Aman Kalau Air di Rumah Bersih

Banyak orang kini mulai memilih membuat takjil sendiri di rumah karena lebih higienis dan bisa mengontrol kualitas bahan. Salah satu faktor penting dalam membuat takjil di rumah adalah air bersih.

Air bersih dibutuhkan untuk mencuci buah, merebus kolak, membuat es, hingga membersihkan peralatan dapur setelah memasak. Karena itu, penting bagi rumah tangga untuk memastikan cadangan air tetap aman dan layak pakai selama Ramadan.

Solusi praktis yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan tandon atau tangki air yang berkualitas. Seperti tandon atau tangki air MPOIN yang dirancang untuk membantu menjaga persediaan air rumah tetap stabil dan bersih, sehingga kebutuhan memasak takjil, sahur, dan aktivitas rumah tangga selama Ramadan bisa berjalan lebih nyaman.

Baca Juga: Manfaat Journaling: Cara Hidup Lebih Tenang dan Teratur

Next
Next

Kombucha Minuman Fermentasi Kekinian