Sikat Gigi Membatalkan Puasa? Ini Penjelasannya

Bulan Ramadan selalu memiliki suasana khasnya tersendiri. Mulai dari agenda mencari takjil hingga momen kumpul bareng keluarga. Sehingga wajar jika banyak orang ingin tampil segar selama berpuasa. Bukan hanya dari penampilan, tapi juga dari hal yang fundamental, yaitu napas yang segar.

Tapi ada satu pertanyaan yang selalu ramai diperbincangkan selama bulan puasa, yaitu “Apakah sikat gigi membatalkan puasa?” Wajar saja jika pertanyaan ini sering muncul karena menyikat gigi identik dengan penggunaan air dan pasta gigi yang beresiko masuk ke dalam mulut.

Di sisi lain, tidak menyikat gigi seharian juga bisa membuat mulut terasa tidak nyaman, bau mulut meningkat, bahkan menyebabkan masalah gigi dan gusi jika dilakukan terus-menerus. Maka dari itu, penting untuk memahami hukumnya secara jelas. Apakah sikat gigi saat puasa itu makruh atau justru bisa membatalkan puasa?

Baca Juga: Tidur di Lantai: Fakta vs Mitos Yang Banyak Dipercaya

Apa Saja yang Membatalkan Puasa Secara Umum?

Secara umum, puasa akan batal apabila seseorang dengan sengaja memasukkan sesuatu ke dalam tubuh melalui jalur terbuka seperti mulut atau hidung hingga ke tenggorokan dan tertelan.

Itu artinya, sikat gigi pada dasarnya bukan hal yang otomatis membatalkan puasa. Tapi bisa membatalkan puasa jika ada air, pasta gigi, atau busa yang tertelan. Poin ini sangat penting karena masih banyak orang yang menyamakan sikat gigi dengan makan atau minum. 

Hukum Sikat Gigi Saat Puasa Menurut Ulama

Secara umum, mayoritas ulama sepakat menyatakan bahwa sikat gigi tidak membatalkan puasa selama tidak ada air atau pasta gigi yang tertelan sampai melewati tenggorokan. Menyikat gigi kemudian menjadi makruh jika dilakukan dari siang hari hingga berbuka. 

Lalu bagaimana jika menyikat gigi dilakukan tanpa menggunakan pasta gigi? Maka hukumnya sama seperti menggunakan siwak, yaitu diperbolehkan dan tidak membatalkan puasa.

Penting untuk dipahami bahwa makruh tidak sama dengan haram. Makruh sendiri lebih kepada suatu hal yang sebaiknya dihindari atau tidak dilakukan jika tidak ada kebutuhan untuk melakukannya. 

Hal ini berkaitan dengan hadis yang menyebut bahwa bau mulut orang yang berpuasa memiliki nilai tersendiri di sisi Allah. Karena itu, sebagian ulama menganjurkan untuk menjaga adab dan tidak berlebihan membersihkan mulut pada siang hari, terutama jika menggunakan pasta gigi yang memiliki rasa kuat.

Kesimpulannya, penting untuk mengedepankan sifat berhati-hati. Dalam hal ini, berhati-hati dalam menyikat gigi agar air dan pasta gigi tidak membatalkan puasa.

Baca Juga: Tagihan Air Membengkak? Ini Tips Kurangi Tagihan Air Di Rumah

Kapan Sikat Gigi Bisa Membatalkan Puasa?

Menyikat gigi bisa membatalkan puasa jika menyebabkan sesuatu tertelan. Ini biasanya terjadi dalam beberapa kondisi:

  • Pasta gigi digunakan terlalu banyak sehingga busanya masuk ke tenggorokan

  • Berkumur terlalu dalam dan tanpa kontrol

  • Seseorang sengaja menelan pasta gigi

Karena itu, jika dilakukan terburu-buru atau sambil melakukan aktivitas lain, menyikat gigi menjadi suatu hal yang dapat membatalkan puasa.

Cara Aman Sikat Gigi Saat Puasa

Lalu apa yang sebaiknya kita lakukan jika tetap ingin menjaga kesegaran mulut, tapi puasa tetap berjalan lancar. Berikut beberapa cara aman menyikat gigi saat puasa:

  • Lakukan sikat gigi setelah sahur atau sebelum imsak.

  • Gunakan pasta gigi secukupnya jika ingin menyikat gigi di tengah hari.

  • Hindari berkumur yang berlebihan.

  • Lajkukan aktivitas menyikat gigi dengan tenang tanpa tergesa-gesa

  • Gunakan siwak untuk meminimalisir resiko batalnya puasa.

Kebersihan Mulut Juga Butuh Air Bersih

Menjaga kebersihan mulut saat puasa bukan hanya soal ibadah, tapi juga soal kesehatan. Mulut yang bersih tentunya membantu kita lebih nyaman beraktivitas, lebih percaya diri, dan menjaga kesehatan gigi serta gusi selama Ramadan.

Namun, nyatanya kebersihan gigi juga bergantung pada kualitas air yang digunakan untuk berkumur dan menyikat gigi. Jika air di rumah keruh, berbau, atau tercemar, maka kebersihan mulut pun tidak maksimal, bahkan bisa memicu masalah kesehatan lainnya. Karena itu, memastikan air rumah tetap bersih juga penting, termasuk memastikan tempat penyimpanannya, yaitu tandon atau tangki air.

Untuk itu, MPOIN hadir sebagai solusi tandon atau tangki air rumah tangga yang dirancang untuk mendukung kebutuhan sanitasi keluarga, terutama dalam aktivitas harian seperti mandi, mencuci, hingga menyikat gigi. Dilengkapi dengan perlindungan anti-UV, antilumut, dan antimicrobial, serta struktur tangki yang lebih kuat, menjadikan semua tandon atau tangki air dari MPOIN cock untuk digunakan semua keluarga dalam jangka panjang.

Baca Juga: Takut Ketinggalan Tren? Ini Cara Mengatasi FOMO

Next
Next

Ini Perbedaan Negara Maju dan Negara Berkembang