Terlalu Banyak Minum Air, Apa Bisa Menyebabkan Overhidrasi? Ini Faktanya

Terlalu Banyak Minum Air, Apa Bisa Menyebabkan Overhidrasi? Ini Faktanya

Air menjadi salah satu kebutuhan utama yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Tubuh membutuhkan air untuk membantu mengatur suhu, mendukung fungsi organ, menjaga metabolisme, hingga membantu berbagai aktivitas harian tetap berjalan dengan baik.

Namun, apakah semakin banyak minum air selalu semakin baik? Faktanya, mengonsumsi air dalam jumlah berlebihan juga dapat memberikan dampak bagi tubuh. Kondisi ketika tubuh mengalami kelebihan cairan disebut sebagai overhidrasi.

Overhidrasi terjadi ketika jumlah air yang masuk ke dalam tubuh melebihi kemampuan tubuh untuk mengeluarkannya. Akibatnya, keseimbangan cairan dan elektrolit, terutama kadar natrium dalam darah, dapat terganggu.

Dikutip dari Mayo Clinic, terlalu banyak mengonsumsi air dapat menyebabkan kadar natrium dalam darah menjadi terlalu rendah atau dikenal sebagai hiponatremia. Kondisi tersebut terjadi ketika jumlah air dalam tubuh lebih banyak dibandingkan kemampuan tubuh dalam menjaga keseimbangan cairan.

Mengapa Terlalu Banyak Minum Air Bisa Menyebabkan Overhidrasi?

Mengapa Terlalu Banyak Minum Air Bisa Menyebabkan Overhidrasi?

Tubuh sebenarnya memiliki sistem alami untuk mengatur jumlah cairan. Ginjal berperan penting dalam menyaring darah dan membuang kelebihan air melalui urine.

Namun, ketika seseorang minum air dalam jumlah sangat banyak dalam waktu singkat, ginjal dapat mengalami kesulitan untuk mengeluarkan seluruh kelebihan cairan tersebut. Kondisi ini dapat membuat kadar natrium dalam darah menjadi lebih encer.

Natrium memiliki fungsi penting dalam menjaga keseimbangan cairan, membantu kerja saraf, dan mendukung fungsi otot. Ketika kadar natrium terlalu rendah, berbagai fungsi tubuh dapat mengalami gangguan.

Meski overhidrasi bukan kondisi yang sering terjadi pada kebanyakan orang, risiko dapat meningkat ketika seseorang mengonsumsi air secara berlebihan saat melakukan aktivitas berat atau olahraga dalam waktu lama tanpa memperhatikan kebutuhan elektrolit tubuh.

Apa Saja Gejala Overhidrasi yang Perlu Diketahui?

Terlalu banyak minum air dapat menyebabkan beberapa perubahan pada tubuh. Gejala awal yang dapat muncul antara lain sakit kepala, rasa mual, tubuh terasa lemas, hingga perasaan tidak nyaman pada tubuh.

Pada kondisi yang lebih serius, gangguan keseimbangan cairan dapat memengaruhi sistem saraf. Seseorang dapat mengalami kebingungan, gangguan kesadaran, kejang, hingga kondisi yang membutuhkan penanganan medis.

Menurut Cleveland Clinic, hiponatremia dapat terjadi ketika kadar natrium dalam darah turun akibat ketidakseimbangan jumlah air dan elektrolit di dalam tubuh.

Baca juga: Waspada! 5 Gejala Stroke yang Bisa Muncul Sebelum Serangan Terjadi

Berapa Banyak Air yang Sebenarnya Dibutuhkan Tubuh?

Kebutuhan air setiap orang tidak selalu sama. Jumlah cairan yang dibutuhkan tubuh dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti aktivitas fisik, kondisi lingkungan, usia, pola makan, hingga kondisi kesehatan.

Anjuran minum air sering kali dikaitkan dengan jumlah tertentu, tetapi kebutuhan setiap orang dapat berbeda. Tubuh memiliki mekanisme alami untuk memberikan sinyal ketika membutuhkan cairan, salah satunya melalui rasa haus.

Karena itu, memenuhi kebutuhan air sebaiknya dilakukan secara seimbang. Minum air secara cukup lebih baik dibandingkan memaksakan konsumsi dalam jumlah berlebihan dalam waktu singkat.

Berdasarkan penelitian dari National Academies of Sciences, Engineering, and Medicine mengenai kebutuhan asupan air, kebutuhan cairan harian setiap orang dapat berbeda karena dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti aktivitas fisik, kondisi lingkungan, usia, serta pola makan. 

Penelitian tersebut juga menjelaskan bahwa kebutuhan cairan tidak hanya berasal dari minuman, tetapi juga dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari. 

Menjaga Keseimbangan Air Dimulai dari Kebiasaan Sehari-hari

Air tetap menjadi bagian penting dalam mendukung gaya hidup sehat. Selain memperhatikan jumlah air yang diminum, kualitas air yang digunakan setiap hari juga perlu dijaga.

Air digunakan tidak hanya untuk minum, tetapi juga untuk memasak, membuat minuman, mencuci bahan makanan, hingga berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya. Karena itu, proses penyimpanan air menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan.

Di sinilah tangki air MPOIN punya peran penting dalam menjaga kualitas air di rumah. Dengan material food grade, BPA free, perlindungan anti-UV, anti lumut, anti jamur, teknologi antimicrobial, dan dilengkapi garansi 50 tahun, MPOIN membantu menjaga air tetap lebih higienis untuk kebutuhan harian.

Dengan air yang tersimpan lebih terjaga, kebutuhan keluarga seperti minum, memasak, dan aktivitas rumah tangga lainnya dapat dilakukan dengan lebih nyaman. Menjaga kesehatan tidak hanya tentang memenuhi kebutuhan cairan, tetapi juga memastikan kualitas air yang digunakan setiap hari tetap baik.

Baca juga: Maraton Drakor Sampai Larut Malam, Ini Dampaknya bagi Kualitas Tidur

Next
Next

Sudah Banyak Makan tapi Sulit Gemuk? Ini 5 Faktor Penyebabnya